Mengatasi Mahalnya Mainan Bayi
Siapa sih yang tidak ingin punya bayi. Pasti orang yang sudah menikah ingin punya bayi. Sayangnya, ada beberapa orang yang belum dianugrahi bayi meskipun sudah menikah bertahun-tahun. Buat kamu yang sudah punya bayi, harusnya kamu bersyukur. Karena tidak semua orang mendapatkan keutamaan tersebut. Untuk itu, sebagai bentuk syukur karena sudah diberikan bayi, maka rawatlah baik-baik bayi tersebut. Berilah kasih sayang dan kebutuhannya dengan baik. Karena memberikan kasih sayang pada bayi itu perlu pengorbanan yang besar. Saat yang lainnya tidur, seorang ibu harus terbangun di malah hari karena bayinya menangis. Tidak jarang juga sang ibu menjadi kurang tidur dan terganggu kesehatannya karena kurang tidur. Sebagai seorang suami, hendaknya membantu sang istri dalam mengurusi bayi. Jangan sampai sang ibu stres mengurusi bayinya sendiri.



Bayi yang cukup mendapatkan kasih sayang ibunya akan menjadi bayi yang baik. Dari sisi psikologisnya, bayi cenderung tidak rewel dan ceria. Nah, untuk menambah keceriaan anak ini, selain diberi kasih saya, bayi harus juga diberi mainan. Coba kamu perhatikan bayi yang diberi mainan dengan bayi yang tidak diberi mainan. Bayi yang diberi mainan akan mengalami perkembangan yang lebih cepat dari bayi yang tidak diberi mainan. Karen mainan ini memang mengasah bayi untuk bergerak, berpikir, dan menentukan pilihan. Sedangkan bayi yang tidak diberi mainan akan sibuk memainkan apa yang ada di sekitarnya saja.

Namun, terkadang orang tua malas untuk membelikan mainan bayi ini karena memang rata-rata mainan bayi harganya mahal. Untuk mainan yang terlihat remeh, harganya bisa mencapai 50 ribu. Apalagi mainan yang besar bentuknya seperti boneka, harganya mulai dari 100 ribu. Tidak semua orang mempunyai budget untuk beli mainan dengan harga segitu. Untuk itu, kamu harus memutar otak sedikit untuk mengatasi mahalnya mainan bayi.

Hal yang pertama dilakukan untuk mengatasi mainan bayi yang mahal adalah dengan membelinya yang bekas. Banyak sekali toko online yang menyediakan penjual yang sengaja menjual mainan yang sudah pernah dipakai oleh anaknya. Biasanya harga mainan bekas ini jauh lebih murah dibandingkan beli yang baru. Yang kedua adalah membeli mainan ketika akhir tahun. Biasanya akhir tahun banyak sekali diskon atau promo mainan import anak dan bayi yang sebelumnya tidak laku atau sisa stok tahun-tahun sebelumnya. Harganya juga tidak kalah murahnya. Bahkan ada yang dijual setengah hingga seperempat harga sebelumnya.

Itulah dua cara mengatasi mahalnya mainan bayi. Sebenarnya ada cara ketiga yaitu meminjam mainan ke sanak saudara yang anaknya sudah besar. Ya, tapi itu kan masih spekulasi. Antara diberi pinjam mainannya atau tidak.